Hari : Senin
Tanggal
: 31 Juli 2017
Kemenko PMK Sampaikan Pesan dan Lepas Rombongan Haji Asal Jateng
Boyolali, Jateng (28/07)--- Deputi
bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama yang diwakili oleh Asisten Deputi
Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan, H. Sahlan,
berkesempatan memberikan sambutan pada acara pelepasan Calon Jemaah Haji kloter
03 dari Kab Cilacap Provinsi Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan Boyolali.Jawa
Tengah. Terdapat sejumlah hal penting yang disampaikan oleh Sahlan antara lain
Perlu diketahui dan dipahami oleh setiap jemaah haji Indonesia bahwa
pelaksanaan ibadah haji dilakukan di negara orang sehingga kita harus
menghormati aturan, ketentuan, serta budaya yang berlaku di negara itu.
“Jemaah haji Indonesia hendaknya menjauhi tindakan-tindakan yang tidak
terpuji dan tidak melakukan kegiatan yang jelas-jelas dilarang oleh Pemerintah
Arab Saudi, serta tidak pula mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas
kebenarannya,” kata Sahlan lagi.
Selain itu, tambah Sahlan,
harus diketahui dan dipahami pula bahwa jemaah haji Indonesia yang berjumlah
221 ribu akan berbaur dengan jutaan jemaah haji lain yang berasal dari berbagai
negara. Jemaah haji selain menjalankan ibadah di Tanah Suci sejatinya juga
merupakan duta bangsa. Sebab, jemaah akan bertemu dengan tamu Allah lainnya
dari sejumlah negara Muslim.
Seluruh jemaah akan melakukan
ritual ibadah haji yang sama, dalam waktu yang sama dan di tempat-tempat
tertentu secara bersamaan pula. “Oleh karena itu, kita harus betul-betul
menyiapkan diri untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi semacam itu.
Hilangkan sikap egois, mau menang sendiri, dan merasa benar sendiri.
Buang jauh-jauh sikap arogan dan meremehkan orang lain. Bangun rasa
kasih-sayang dan semangat kebersamaan, perkuat persaudaraan, perkokoh
persatuan, kembangkan jiwa solidaritas, pupuk sikap toleransi dan saling
menghormati, serta tampillah sebagai sosok haji Indonesia yang santun dan
berakhlakul karimah,” pesan Sahlan lagi.
Ibadah haji adalah ibadah yang
bertumpu pada fisik dan karenanya jemaah haji harus menjaga ketahanan fisik,
kesehatan dan tidak terlalu memforsir diri. Sehat adalah modal agar bisa
menjalankan ibadah haji dengan baik. Selain itu juga kami berharap agar jemaah
haji tidak terlalu kelelahan sebelum melalui wukuf di Arafah. Hal ini karena di
Arafahlah yang merupakan inti dari ibadah haji.
Jemaah haji juga harus sadar
bahwa perjalanan ke tanah suci adalah untuk beribadah dan bukan perjalanan
biasa. Jemaah haji juga harus mengetahui bahwa untuk menjamin agar prosesi
hajinya dapat dilaksanakan dengan baik perlu ditunjang oleh fisik dan mental
yang baik.
“Sebelum mengakhiri sambutan
ini Saya mohon kepada jemaah haji, sebagai tamu Allah untuk mendo’akan anggota
keluarga, saudara, tetangga, bahkan seluruh rakyat Indonesia dan tidak lupa
juga do’akan Negara kita agar menjadi Negara yang terus maju, aman dan
tentram,” kata Sahlan. Hadir pada upacara pelepasan ini Kepala Bidang
Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah,
Sholikhin,; Pejabat Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian
Agama Daerah Istimewa Yogyakarta; Pejabat Kementerian Agama Kab Cilacap;
Pejabat Imigrasi dan Pejabat Dinas Kesehatan. (sumber: Kedep IV Kemenko PMK)
Categories:
http://www.kemenkopmk.go.id/artikel/kemenko-pmk-sampaikan-pesan-dan-lepas-rombongan-haji-asal-jateng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar